Writing as Therapy: Yes or No?

Ibaratnya, nulis sambil curhat gitu. Pada suka kayak gitu, kan? Entah di buku diary (duh, ketahuan jadulnya) atau di media sosial. Tapiii, gimana mengeluarkan perasaan (baik sedih, marah, senang, dll) dengan cara yang positif.

Kenapa harus mengarahkan ke hal positif?
Karena kalau tidak, maka bisa merugikan Anda sendiri, atau pihak lain. Misalnya, Anda curhat di media sosial kalau Si Bos itu gini-gitu, eh, akhirnya kena PHK.
=> ini merugikan Anda sendiri, dan merugikan perusahaan karena nama bisnisnya ikut tercoreng.