20 kisah nyata tentang cinta sejati.
Bedah Buku 101 BISNIS ONLINE YANG PALING LARIS
Udah pada tahu buku 101 BISNIS ONLINE YANG PALING LARIS, kaaannn??? *sok populer. Alhamdulillah, sudah berlangsung bedah buku di Semarang bareng Mbak Dian Nafi (karena tiga penulis lain berdomisili di luar Jawa Tengah). Begitu banyak respon yang antusias dengan pertumbuhan bisnis online, hingga tergerak untuk memboyong buku sampai ke kasir *bola mata berubah jadi dollar $$$. Tidak jarang, diskusi selama acara berlangsung melebar ke curhat sesama pe-bisnis online. Untung nggak ada yang curhat soal galau *pyuh.
Ada dua acara bedah buku, yaitu di radio dan di toko buku. Keduanya memiliki cerita tersendiri bagiku. Paling membuatku bersemu, adalah reaksi pendengar/peserta yang bersemangat dalam diskusi bisnis online. Apalagi ini pengalaman pertama berhadapan dengan pembaca/calon pembaca bukuku. Di satu buku solo dan lima buku antologi sebelumnya, aku hanya promosi melalui akun jejaring sosial atau mulut ke mulut. Kali ini, aku harus satu langkah lebih maju semenjak Mbak Dian Nafi mau menggiring aku yang masih level pemula. Pas dapat informasi soal dua acara bedah buku, aku hanya bookmark tanggalan dan mempelajari kembali bukunya. Namun, ketika kaki sudah menginjak kantor radio dan toko buku, seketika jantungku justru kebat-kebit, jujur, ada bisikan jahat untuk pulang saja secepatnya dan membatalkan acaranya. Akhirnya aku bertahan, ngobrol dulu sama Mbak Dian Nafi sembari menenggelamkan degup jantung yang menggelora. Dengan penampilan sederhana, wajah tanpa polesan kosmetik (maklum, kulitku tipe sensitif), denting lonceng mulai acara pun berdentang... Ting tong... ting tong... ting tong...
SONORA FM SEMARANG

Foto: pemanasan bersama Mas Yuda (penyiar) sebelum on air.
Ada dua acara bedah buku, yaitu di radio dan di toko buku. Keduanya memiliki cerita tersendiri bagiku. Paling membuatku bersemu, adalah reaksi pendengar/peserta yang bersemangat dalam diskusi bisnis online. Apalagi ini pengalaman pertama berhadapan dengan pembaca/calon pembaca bukuku. Di satu buku solo dan lima buku antologi sebelumnya, aku hanya promosi melalui akun jejaring sosial atau mulut ke mulut. Kali ini, aku harus satu langkah lebih maju semenjak Mbak Dian Nafi mau menggiring aku yang masih level pemula. Pas dapat informasi soal dua acara bedah buku, aku hanya bookmark tanggalan dan mempelajari kembali bukunya. Namun, ketika kaki sudah menginjak kantor radio dan toko buku, seketika jantungku justru kebat-kebit, jujur, ada bisikan jahat untuk pulang saja secepatnya dan membatalkan acaranya. Akhirnya aku bertahan, ngobrol dulu sama Mbak Dian Nafi sembari menenggelamkan degup jantung yang menggelora. Dengan penampilan sederhana, wajah tanpa polesan kosmetik (maklum, kulitku tipe sensitif), denting lonceng mulai acara pun berdentang... Ting tong... ting tong... ting tong...
SONORA FM SEMARANG
Foto: pemanasan bersama Mas Yuda (penyiar) sebelum on air.
Subscribe to:
Posts (Atom)