Apa Yang Kamu Dapatkan Dari Ngeblog?

Kalau menurut aku, jawabannya itu, “Banyak bingits!” Kalau dikumpulkan, banyaknya bisa mengalahkan gunungan setrikaan yang sudah antri selama sebulan. Huft! Saking banyaknya, tuh. Tapi, kali ini aku mau share lima manfaat saja. Siapa tahu dari kelima poin di bawah, kamu juga pernah merasakan. Artinya, ada blogger yang senasib dan seperjuangan denganku *siapkan bambu runcing. Apakah aktivitas seperti foto di bawah ini gara-gara ngeblog? Cap-cus temukan jawabannya, ya!





Tulisan Wuri 2011-2014

Selain menulis untuk buku, saya juga iseng-iseng berhadiah mengirim tulisan di media atau menjadi kontributor. Sebagai catatan pribadi (yang sempat terdokumentasikan) :

resensi buku Menjadi Orang Tua yang Asyik di Koran Jakarta (Rabu, 9 April 2014)

upload

resensi buku Its My Startup di rimanews Januari 2014 

startup

Gado-Gado, Majalah Femina, Desember 2013

gado-gado

resensi buku 101 Young CEO di Koran Jakarta (23/10/2013)

KorJak 101YoungCEO

naskah perjalanan Ummi Juni 2013

IMG_3544

Gado-Gado Femina april 2013

IMG_3541

Inspiring Woman Magazine July-August 2012.
"Bagaimana kita menghadapi gencaran televisi yang secara tidak langsung mempengaruhi pikiran?"
Selengkapnya silahkan download gratis di http://www.inspirationalwomenconnecting.com/magazine/ serta artikel inspiratif lainnya.

woman

buku ensiklopedia Kamus Pariwisata Indonesia

154513_3379315455187_1638438394_2690164_1665779197_n

Cerpen PAMALI
http://annida-online.com/media.php?module=detailartikel&id=5651-pamali&page=1
15 Juni 2012

pamali

Cerpen INVESTOR
http://annida-online.com/artikel-5226-investor-.html
8 Maret 2012

Investor

Cerpen IDOLA BARU
http://annida-online.com/artikel-4674-idola-baru.html
19 Desember 2011

idola baru

humor Majalah Potret edisi 51

430022_3154676359350_1166461663_n

5 Pelajaran Jadi Reporter Buat Murid SD

Walaupun pekerjaanku sekarang lebih banyak jedotin jari di atas keyboard a.k.a menulis, tetapi semenjak daftar Kelas Inspirasi Semarang lebih memilih profesi reporter. Soalnya jauh lebih lama terjerumus di kehidupan apes dan hepi menjadi reporter. Daripada jadi penulis or copywriter yang masih level unyu. Ibaratnya nih, dunia reporter itu sudah karatan di otak, hati, sampai jempol kaki, ups. So, aku lebih fokus menceritakan pengalaman sendiri seputar menjadi reporter untuk televisi kepada murid-murid SD Islam Taqwiyatul Wathon.

Nah, kira-kira ajaran sesat apa yang sudah disampaikan kepada anak-anak?



Foto: Para Pengajar Kelompok 3. Ada psikolog, penyiar, CS, dokter, crafter, farmasis, reporter abal-abal (akyu), nahkoda, PNS, petani, dan arsitek (hasil jepretan Pak Wawan).