Baca artikelnya di sini
Meski begitu, ada yang menjadikan kegitan menulis bukan profesi, seperti menulis bisa sekalian buat curhat. Boleh bangeeeed. Ibaratnya, nulis sambil curhat gitu. Pada suka kayak gitu, kan? Entah di buku diary (duh, ketahuan jadulnya) atau di status FB, stories, tiktok, dll.
Tapiii, gimana mengeluarkan perasaan (baik sedih, marah, senang, dll) dengan cara yang positif.
Kenapa harus mengarahkan ke hal positif?
Karena kalau tidak, maka bisa merugikan kamu sendiri, atau pihak lain.
Misalnya, kamu curhat di FB kalau Si Bos itu gini-gitu, eh, akhirnya kena PHK.
=> ini merugikan kamu sendiri, dan merugikan perusahaan karena nama bisnisnya ikut tercoreng.
Tapiii, gimana mengeluarkan perasaan (baik sedih, marah, senang, dll) dengan cara yang positif.
Kenapa harus mengarahkan ke hal positif?
Karena kalau tidak, maka bisa merugikan kamu sendiri, atau pihak lain.
Misalnya, kamu curhat di FB kalau Si Bos itu gini-gitu, eh, akhirnya kena PHK.
=> ini merugikan kamu sendiri, dan merugikan perusahaan karena nama bisnisnya ikut tercoreng.