7 Cara Mendapatkan Mood untuk Menulis


“Aku sudah punya ide, nih, tapi pas nyalain komputer kok mendadak nggak mood nulis, jadinya malah nonton drama Korea.”
“Kalau aku pas nulis nunggu datang mood. Ini mood belum datang lagi, jadi belum nulis-nulis, deh.”
“Aku malah sudah siapkan segelas kopi, keripik seplastik besar, sudah di depan komputer, tapi kok mood nggak datang, ya?”

Ada yang seperti itu?
Padahal, ketahuilah kalau mood itu harus dikejar, bukan ditunggu. Ibarat jodoh, harus dicari, bukan duduk manis aja, hehehe, tapi tetep semua takdir Allah SWT juga, lho, ya #MalahNyasarKeJodoh, hehehe.

Baeklah, aku coba merangkum 7 cara mendapat mood biar terus menulis, ya. Tapi bisa juga baca tulisan tips menulis ala-ku di artikel sebelumnya. Cek ada DI SINI, ya.

Tips Berkunjung ke Tempat Makan Ramah Anak


Ibu-ibu jaman now itu memang butuh piknik, ya. Kalau aku, biasanya hari Sabtu buat jalan-jalan bertiga, ya sama Anak Lanang dan Bapaknya. Terkadang, cuma sekedar makan siang di warung atau restoran, tapi bisa sampai ke Ungaran, Salatiga, atau Singapore (yang terakhir ini masih sebatas impian karena belum punya jet pribadi, hihihi).

Aku juga suka nulis tips tentang dunia bayi dan balita, seperti menu MPASI, ide bermain bersama anak, membuat mainan yang mudah, dll. Cek aja DI SINI, ya.

7 Cara Mendapatkan Ide kreatif pas Liburan Akhir Tahun


Nggak terasa, ya, sebentar lagi mau akhir tahun. Kayaknya baru kemarin gitu merayaan pergantian tahun dari 1999 ke 2000 dan aku masih SMA, hihihi, eh sekarang sudah mau masuk 2020 dan aku sudah menjadi simboknya Anak Lanang *nyomot kalkulator, dan memang sudah 20 tahun berlalu, huhuhu, cepatnya. Tapi bagi yang berporfesi penulis, justru liburan akhir tahun bisa menjadi gudang ide menulis. Nggak percaya?

Belajar Menulis Artikel atau Cerita bagi Pemula


Sebenarnya, beberapa kali ada yang japri dan tanya, “Gimana cara menulis dari “nol”?” Nah, dari pada jariku keriting jawabin satu per satu, dan jawabannya juga hampir sama, jadilah ... aha! Mendadak ada ide buat di blog, nih. Jadi, kalau ada yang tanya lagi, bisa langsung kasih link artikel ini, plus nambah pembaca blog #Maklum #FakirViewer, hiks.

Baca juga tips menulis lainnya DI SINI, ya.

7 Fakta IRT sekaligus Penulis Indonesia


IRT alias ibu rumah tangga jaman now itu banyak juga, lho, yang menjadi penulis. Ada yang jadi blogger, penulis buku, copywriter kayak aku, uhuk, dan profesi penulis lainnya yang pastikan bukan kaleng-kaleng meski dikerjakan sambil momong bocah. Tapiii, tahu nggak di balik IRT yang jadi penulis itu seperti apa?

Baca juga: Tips Menulis

Ini Dia Cara Belajar Menulis Artikel


Suka menulis tapi bingung gimana cara belajarnya?
Sebenarnya, kalau menurutku sih ya menulis langsung itu sudah belajar menulis. Terus, harus suka membaca buku juga, karena selama membaca itu orak merekam bagaimana membuat tulisan yang menarik, jadi pasti ada pengaruh positif ketika kamu menulis. Jadi, jangan buku tabungan aja yang dipelototin sambil ngarep isinya nambah terus, hehehe.

Aku juga suka bagi-bagi tips menulis DI SINI, ya.

DIY Mainan Anak: Buku Aktivitas buat Balita


#MomCopywriter ini kembali lagi karena pengen sharing pengalaman nggak penting, hihihi, yaitu membuat sendiri buku aktivitas buat balita (usia paud). Akhir-akhir ini, Anak Lanang makin sering minta nulis-nulis. Apalagi pas lomba 17an di RT kemarin, dapat hadiah buku dan spidol. Dari pada tuh buku nantinya lumutan, hehehe, buat buku aktivitas sendiri saja.


Mau tahu isi buku aktivitas Anak Lanang ala Ibu?

7 Gaya Menulis. Kamu Nomor Berapa?


Jangan bayangkan menulis pakai gaya katak, gaya kupu-kupu, atau gaya bebas kayak renang, ya. Jadi, menurutku penulis itu juga punya berbagam macam gaya, meski tidak semuanya harus ditiru, ya? hehehe. Soalnya, gaya tersebut bisa membuatmu produktif menulis, atau justru sebaliknya, ini ba-ha-ya!

Sebelumnya, cek beberapa tips menulis alaku DISINI, ya.

Pengalaman Anak Demam Saat Perjalanan


Gimana perasaanmu, ketika sudah punya rencana traveling tapi anak mendadak demam? Ough! Dilema, ya, antara pengen jalan-jalan tapi kok takut anak malah tambah sakit. Mirip kayak sudah membayangkan makan steak, sudah sampai lokasi, sudah antri, giliran tinggal pesan, eh habis, hiks, rasanya pengen nangis guling-guling tapi malu karena sudah jadi ibu, hehehe. Nah, aku mau nulis pengalaman anak sakit pas pejalanan nih.

Baca juga: cerita menjadi Ibu, dari sejak menyiapkan MPASI, menyapih, bermain sama anak, dll, komplit ada DI SINI.

Tips Copywriting Berkesan: Hindari Hal-hal Ini

Hola, ketemu lagi sama #MomCopywriting yang lagi mood bagi-bagi ilmu dan pengalaman selama membuat copywriting. So, jangan ngarep ada postingan tentang membuat bakwan, ya, soalnya aku nggak bisa, hihihi. Nah, dalam membuat copywriting itu pastikan tidak melakukan 3 hal, ini, ya. Soalnya, bisa bikin target market yang membaca jadi kurang suka, kecewa, mual-mual, eh.

Baca juga tips membuat copywriting lainnya DI SINI, ya.

Cara Meninggalkan Bayi Nempel Ibu Terus

Tahu nggak, ini draft lama sejak sekitar 3 tahunan yang lalu tapi baru saja aku selesaikan #PadahalNggakAdaYangTanyaYa, hiks. Jangan heran kalau judulnya ada kata “bayi” karena ditulis pas Anak Lanang sekitar 7 bulan. Itu adalah momen pertama aku berpisah sejenak dengan Anak Lanang dan ternyata mellow juga. Waktu itu, aku pengen me time dan pas ada workshop blog, jadilah menitipkan Anak Lanang di rumah hanya bersama bapaknya, dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Lalu, ting! Ada ide nulis tentang tips meninggalkan bayi di rumah dan hanya bersama bapaknya, sementara biasanya si bayi nggak pernah pisah dari ibu.

Baca juga: Menu MPASI 6 Bulan

Belajar Menjadi Reporter 8: Jangan Keceplosan

Tahu keceplosan, kan? Itu tuh, hal yang seharusnya tidak diceritakan tapi ternyata terlanjur dipublish, waduh! Ibarat masak sop ayam, terus masukin garam keceplosan sampai sebotol! Asinnya bikin naik tensi! Nah, hal itu juga usahakan jangan pernah dilakukan oleh reporter seperti aku, hiks.

Baca juga tips menjadi reporter yang lainnya DI SINI.

Yuk, Hibur si Kecil dengan 5 Rekomendasi Mainan Ini!

sumber : hafizfansclub.com 

Bagi para bunda yang sudah memiliki anak pasti seringkali dibuat bingung ketika ingin membeli mainan yang tepat untuk si kecil. Mainan merupakan suatu hal penting sebagai proses pembelajaran untuk membantu si kecil dalam menemukan identitas, mempraktekan kemampuan mereka, mengembangkan hubungan dan mempelajari sebab akibat. Terdapat berbagai macam jenis mainan yang bisa bunda pilih saat ini, tak hanya bisa dimainkan beberapa mainan anak juga bisa dikendarai dan dinaiki sekaligus lho.

Seperti diketahui, kalau anak-anak harus didukung untuk terus berimajinasi dengan bermain. Ah, jadi ingat pernah nulis tentang imajinasi Anak Lanang. Baca juga cerita Masa Balita adalah Bereksplorasi di artikel ini, ya.

Kapan Mengajak Anak ke TPQ atau Taman Pendidikan Alquran Terdekat?

Postingan ini terinspirasi dari status teman di FB yang tanya, “Anak sudah bisa diajak ke TPQ dekat rumah itu usia berapa, ya?” Ting! Mendadak ada ide menulis buat blog, nih. Sekalian aku mau jawab pertanyaan itu berdasarkan pengalaman pribadi, lewat tulisan ini. Soalnya, kalau jawab di kolom komentar FB kan nggak bisa nambah viewer blog ini #BloggerFakirViewer, hiks.

Baca juga: Celoteh Balita Lucu ala Anak Lanang 2

Buku iqro 1 Anak Lanang yang belum lulus tapi sudah lecek abis, hehehe.

7 Tingkah Laku Balita Lucu dan Bikin Meleleh

Tingkah laku anak itu banyak ya yang lucu dan bikin ketawa, tapi ada juga yang bikin hati meleleh. Setelah aku menulis celoteh Anak Lanang, kali ini mau nulis tentang perilaku Anak Lanang yang bikin aku meleleh. Mungkin, aku aja yang jadi ibu terlalu sensitif jadinya melow deh, hehehe. Mau tahu 7 polah Anak Lanang yang pernah bikin aku meleleh? #please, jawab iya, ya?! #maksa

Baca juga: Celoteh Balita Lucu ala Anak Lanang #2

Celoteh Balita Lucu ala Anak Lanang #2

Anak Lanang bulan depan mau ultah ke-4 tahun. Nggak kerasa, ya. Nah, di usia 3 tahun ini mengalami “ledakan” bahasa. Sekarang sih ceriwis minta ampun, meski terkadang ngomongnya masih belum jelas banget jadi aku nggak paham kalau bahasa batita-nya muncul, kayak gini, “Qwertyuiop asdfghjkl zxcvbnm.”
Ngerti ora?
*geleng-geleng 
*tos, hehehe.

Cari Tiket Pesawat Murah dengan Jempol Saja

Liburan lebaran dan naik kelas baru saja selesai, nih. Selanjutnya, ya persiapan liburan akhir tahun, wkwkwk, kayak hidup buat liburan aja, nih, hihihi. Sebenarnya enggak juga, karena kalau menurutku sih untuk mengisi liburan akhir tahun harus disiapkan saat ini juga. Jadi, perencanaan itu nggak cuma soal pekerjaan, dana pendidikan anak, dan lain-lain, tapi juga buat rencana liburan, biar seimbang, aseeek.

Sharing Komunitas IIDN: Cara Membuat Buku Sendiri

Aku hepi banget, deh. Jadi, pas hari Selasa (9 Juli 2019) lalu itu, ada kopdar komunitas menulis, yaitu Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang, dengan bintang tamu (kasih tepukan meriah dong ...) yaitu ketua IIDN pusat, bernama Mbak Widyanti Yuliandari atau yang femes dikenal dengan panggilan Mbak Wid. Dan, tema sharing itu “Menulis Buku Jaman Now”. Pas banget!

Kepo nggak sih sama isi sharingnya?
Yang nggak kepo, please, jadiin kepo aja, yah #BuatNambahViewer, hehehe.

Ingin Buka Jasa Copywriting? Jadilah Bunglon

Menurutku, lho, ya, semenjak menjadi copywriting itu kayaknya mirip dengan bunglon. Eit, bukan berarti kamu yang pengen jadi copywriter, harus bisa berubah warna seperti lampu di jalan yang merah terus kuning dan ijo. Tapi seolah jadi “bunglon” jadi pakai tanda kutip.
Masih nggak paham?
Hedeh *siapin pecut, #galaknya...
Gini, deh, aku jelasin, ya:

Baca juga: Tips Copywriting Lainnya


Belajar Menjadi Reporter #7: Teganya Bikin Artis Menunggu

Oke, deh, ini yang pernah aku lakukan di depan salah satu narasumber yang berprofesi sebagai artis, yaitu membuatnya menunggu dan tak kunjung mulai wawancaranya, hiks. Apakah dia marah melengking sampai 7 oktaf? Atau malah sampai tidur di kursi wawancara?

Yang mau tertawa di atas kejadian memalukan oleh reporter, duh, silahkan baca cerita lainnya dengan KLIK DI SINI aja.


Tips Menghadapi Pertanyaan Saat Lebaran

Nggak terasa, ya, sebentar lagi akan bertemu dengan hari lebaran. Pada senang kan, ya? Senang karena dapat angpau, hingga senep (bahasa Jawa, maksudnya: sedih) karena harus ngasih angpau, eh, senang karena bertemu saudara yang lama tak dijumpai. Tapiii, biasanya di momen lebaran itu selalu ada “pertanyaan horor” yang bikin bete. Nah, sekalian aku mau kasih contekan jawabannya, ya. 

Kalau yang butuh aneka tips seputar menjadi ibu bisa KLIK DI SINI, ya.


Oleh-oleh Kekinian Semarang yaitu Keripik Lunpia Cik Me Me

Pasti sudah pada tahu dengan salah satu makanan khas dari Kota Semarang, yaitu lunpia, kan? Iyes, yang bentuknya panjang itu, dengan bahan utama biasanya rebung dan digoreng. Tahu nggak, sekarang sudah ada lunpia Semarang tapi bentuknya kerpik yang tipis-tipis gitu. Penasaran, kan, gimana sih menikmati lunpia dalam bentuk keripik yang jadi oleh-oleh kekinian dari Semarang?


Mau Sewa Rumah Petak Bulanan di Bandung, Baca Beberapa Hal Ini DuluYuk!

Sewa Rumah Petak Bulanan di Bandung

Sewa rumah petak bisa jadi langkah tepat bagi kamu yang masih belum memiliki budget untuk membeli rumah, dan juga masih tinggal sendiri ataupun dengan keluarga kecil. Di kota besar seperti Bandung, jumlah pendatang yang bertambah setiap tahunnya adalah fenomena yang biasa, tak hanya dari kalangan pekerja, tapi juga dari pelajar. Hal ini membuat kebutuhan akan hunian, baik untuk beli ataupun sewa, juga meningkat jumlahnya.

Buku JURUS JITU JUALAN BAJU

Mungkin pembaca blog-ku masih ingat, duh pede banget deh, hehehe. Ya sudah, tak ceritain lagi, ya. Jadi, setelah berstatus nyonya, aku resign dari pekerjaan reporter di ibu kota lalu jadi ibu rumah tangga di Semarang ini. Di rumah aja kan bete, jadilah menulis karena hobi. Lalu pernah menang lomba menulis dengan hadiah jalan-jalan ke Belitung gratis plus bisa konsultasi 3 hari 2 malam sama penulis hits, Mbak Ollie. Kebetulan, sebelum resign, aku pernah wawancara Mbak Ollie jadi dia tahu profesiku dulu apa. Dan, aku masih inget banget di bandara itu Mbak Ollie bilang, “ Kamu kan pernah jadi reporter, punya channel banyak, jadi penulis profil aja.”

7 Ide Me Time di Rumah

Setiap orang itu butuh “me time” alias sendirian. Tapi, buat ibu rumah tangga (IRT) yang agak susah keluar rumah kayak aku gini, ya “me time” di rumah aja. Soalnya setiap mau keluar harus sepaket sama Anak Lanang dengan segala kerempongannya, sementara Anak Lanang masih balita jadi nggak mungkin ditinggal di rumah sendiri. Nanti kalau Anak lanang main lempar-lempar TV, kompor, kulkas, gimana? Modyar! #EiItuAnakLanangAtauSamsonYa? Nah, sekalian mau share ide me time di rumah nih:

Baca juga: 7 Ide Mainan Lego Bersama Balita

Pengalaman Mata Anak Sering Berkedip Karena Gadget

Sekitar usia 3 tahun (atau 6 bulan yang lalu), mata Anak Lanang sempat sering berkedip-kedip. Aku juga bingung dan tanya ke teman-teman sesama ibu. Jawabannya ada 3, yaitu:
- Karena gadget => padahal Anak Lanang tergolong nggak terlalu intens sama gadget
- Mungkin meniru seseorang => bisa juga karena mataku tergolong sering berkedip-kedip
- Tidak tahu => baeklah, meski jawabannya tidak membantuku, hahaha
Terus aku mikir, mungkin niru aku, tapi aku biasanya berkedip-kedip karena mata kering, pas terlalu sering mantengin HP atau netbook. Jadi, baiklah, aku anggap karena gadget dulu, deh #Hallah #MbuletAe.

Ini yang aku lakukan ketika mata Anak Lanang berkedip-kedip:

Cara Membuat Mainan dari Kardus Bekas: Puzzle

Sesekali bikin postingan, yang namanya lagi hits itu DIY (Do It Yourself), atau kalau menurutku sih artinya seperti membuat prakarya. Waktu itu, Bapaknya Anak Lanang lagi sering belanja online dan banyak kardus bekas pembungkusnya. Aha! Mendadak ada ide untuk membuat mainan puzzle dari kardus bekas aja, dengan catatan pas lagi nggak males, hihihi. Habis gimana, dari pada capek bikin prakarya, mending nonton oppa-oppa Korea *plak!

Baca juga: 7 Ide Mainan Lego Bersama Balita


Ultah Gandjel Rel ke-4 di Pringsewu, Restoran Tempo Dulu di Semarang

Momen ulang tahun itu penting banget dan harus dipersiapkan sematang mungkin karena akan jadi kenangan bersejarah. Pas banget, aku mau cerita gimana persiapan dan hari H ultah komunitas blogger perempuan Semarang, Gandjel Rel. Siapa tahu kamu juga mau ngadain acara ultah biar berkesan gitu. Menurutku, ketika akan mengadakan acara penting harus menyiapkan beberapa hal berikut ini.

Cara Dapat Kiriman Buku Gratis dari Penulis

Dengar teman yang jadi penulis buku dan baru saja menerbitkan buku, terus kamu komentar, “Mau dong bukunya. Gratis, ya.”
Mau tahu gimana rasanya jadi penulis yang dapat komentar kayak gitu? Rasanya adalah ..... pengen nonjok orang yang ngomong gitu, bruk! Meski yang ngomong adalah teman dekat. Eee... itu sih perasaanku, nggak tahu ya kalau perasaan Mas Anang, eh, maksudnya perasaan penulis lain.

Cara Mendapatkan Uang dari Menulis di Rumah

Judulnya terkesan mengajak “mata-ijo” nggak sih? Hehehe. Nulis ini karena ada beberapa orang yang tanya ke aku soal, “Aku juga ingin nulis di rumah terus dapat uang.” Tapi, banyak juga yang baru mulai dan belum dapat uang sama sekali lalu menyesal dan akhirnya berhenti. Sebenarnya, aku juga nggak mengira kalau nulis dari rumah saja itu ternyata bisa menghasilkan. Tapi tentu nggak langsung nulis 1 artikel untuk pertama kalinya terus pasti dapat duitnya #KecualiYangPakaiDukun,YaUps. Nah, buat kamu yang tertarik mencari penghasilan menulis dari rumah, sebaiknya kenali proses berikut ini:

Baca juga: Tips Menulis yang lainnya, ya.

21 Celoteh Balita Lucu ala Anak Lanang

Nggak terasa Anak Lanang sudah berusia 3 tahun, dan lagi hobi ngomong meski masih sering juga keluar kata-kata “qwert yuiop asdfg hjkl zxcv bnm”. Ngerti ora, son? Hehehe. Tapi, sering juga celotehannya bikin ketawa sampai aku kejengkang, ups. Sekalian deh aku mau menyimpan celotehan Anak Lanang di blog. Siapa tahu dapat pahala karena sudah bikin ketawa yang baca #KokPedeAdaYangMauBaca? Hiks.

Baca juga polah Anak Lanang yang bikin aku pengen pingsan di dada Brad Pitt: Masa Balita adalah Bereksplorasi Seperti Ini.

Sosialisasi Syarat Produk Halal dari LPPOM MUI di Outlet Hokben 24 Jam

Sketsa Pertama: 
Segerombolan orang tampak bingung saat mendatangi 2 restoran halal. 
Soalnya, Restoran Pertama itu punya 2 sertifikat halal dari MUI. Sedangkan, Restoran Kedua itu kok ada 1 macam saja, ya? 
Sebenarnya, sertifikat mana yang benar? 

Oke, skestsa di atas itu pernah aku alami. Dan, akhirnya mendapatkan jawabannya, bahkan dari pihak yang berwenang langsung. Soalnya, pas hari Kamis lalu (24 Januari 2019) ada acara sosialisasi halal bersama LPPOM MUI Jateng (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia, Jawa Tengah), di outlet Hokben Semarang yang baru dan buka 24 jam, hore!

Masa Balita adalah Bereksplorasi Seperti Ini

“Kalau balita yang biasanya lincah atau cerewet, mendadak diam atau tanpa suara (bukan lagi sakit juga), justru ibu harus waspada.”
Setuju, kan, sama kalimat di atas?
 Itu artinya, Ibu siap-siap spot jantung, hahaha. Biasanya, pas aku sibuk nulis terus baru nyadar kok Anak Lanang diam, buru-buru cek dan pernah ketahuan 7 polah ini:

Eit, sebelumnya bisa baca juga 7 Ide Mainan Lego Bersama Balita, ya.

Belajar Menjadi Reporter #6: Sukanya Jadi Reporter

Kalau di Seri Belajar Menjadi Reporter sebelumnya, aku selalu curhat, eh, cerita dukanya. Nanti bikin calon reporter batal kirim surat lamaran ke media, deh *didemo pemilik media, huhuhu. Jadi, biar imbang, ya aku cerita sukanya jadi reporter. Tentu selain mendapatkan gaji dari kantor, ya, huehehehe.

Baca: Seri Belajar Menjadi Reporter 1-5