Bisnis Rumahan dengan Memaksimalkan Aset Kreatif

Setiap hari pasti membuka media sosial kan? Mungkin kebanyakan ingin mendapatkan hiburan, tapi sering juga muncul iklan. Apalagi ketika saya menemukan berita seperti ini:

"Survei Sea Insights menujukkan, sebanyak 54% responden pengusaha UMKM semakin adaptif menggunakan media sosial untuk meningkatkan penjualan."
Sumber: https://www.google.com/amp/s/katadata.co.id/amp/ekarina/berita/5efdb7a7bea69/survei-54-umkm-pakai-media-sosial-untuk-pacu-penjualan-saat-pandemi

Jumlah pengguna media sosial di Indonesia juga semakin meningkat. Seperti data ini:



Lalu, bagaimana perasaannya ketika asyik scroll media sosial, tapi isinya banyak jualan terus? Jadi pengen unfollow kan ya? Hiks.

Mencari Booster BB Anak, Bertemu Kampanye #KejuAsliCheck

"Anaknya kok kurus?" Itulah pertanyaan yang sering dilontarkan, dari orang terdekat hingga orang yang baru bertemu, kepada saya.
Kalau ditanya bagaimana perasaan saya saat mendengarnya, jujur saja, ada rasa baper, meski sesekali bersikap tak acuh. Sebenarnya, makan juga lancar, sering nyemil berat seperti roti dan lainnya, bisa juga faktor genetik karena kecil saya juga kurus.

IRT dengan Kemandirian Ekonomi untuk Mewujudkan Kedaulatan Digital

Ketika bersantai sambil membaca informasi di internet, jemari saya berhenti pada salah satu berita. Saya cukup tercengang sekaligus senang membacanya. Saya kaget dengan jumlah transaksi belanja online yang cukup fantastis, tapi sebaliknya juga senang karena artinya perekonomian mulai membaik. Kurang lebih data yang saya baca di berita tersebut seperti ini:

Sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/01/29/nilai-transaksi-e-commerce-mencapai-rp-2663-triliun-pada-2020

Contoh Copywriting: Menulis Tips untuk Target Market

Sebelumnya sudah tahu kan apa itu copywriting?

Copywriting adalah tulisan promosi, tapi tidak terlihat seperti iklan. Bisa digunakan buat nulis status WA, FB, dll. Jadi, teman WA, FB, dll  akan membaca layaknya status lainnya, padahal secara tidak langsung dia sudah membaca tulisan promosi.

Awalnya Kusam Pakai Glowtening Serum Scarlett, Lanjut atau Berhenti?

Sebelum saya jawab, sebaiknya cerita dari awal dulu, soalnya biar jelas gitu. Mungkin kamu pernah membaca artikelku sebelumnya setelah pakai face care Scarlett Whitening, yang pakai produk facial wash dan serum seri brightly.

Baca juga: Tenang Berjemur karena Rutin Pakai Scarlett Whitening

Terus, aku lihat media sosial Scarlett Whitening kalau ada produk yang baru untuk face care. Aha! Langsung penasaran deh. Akhirnya aku mencoba Brightly Essence Toner dan Glowtening Serum, tentu saja masih yang seri brightly ya.

Kantong Belanja Menjadi Gaya Hidup Anak Muda

Siapa bilang anak muda itu identik dengan hidup santai, semaunya sendiri, dan bebas melakukan apapun? Enggak dong. Bahkan di masa kini adalah saatnya #MudaMudiBumi bergerak untuk mitigasi perubahan iklim. Tapi sebelumnya, sudah tahu apa itu mitigasi? Saya kutip dari salah satu sumber ya:

“Menurut Pasal 1 ayat 6 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, mitigasi diartikan sebagai serangkaian upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana, baik lewat pembangunan fisik ataupun penyadaran serta peningkatan kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana.”
Sumber: google.

Secara umum, sebagai anak muda harus tahu bagaimana hal-hal sederhana yang dilakukan, dapat menjadi sebuah aksi dan kontribusi bagi mitigasi perubahan iklim. Enggak perlu jauh-jauh tapi lakukan dari hobimu.

10 Tips Menulis buat Pemula

Kayaknya sudah lama ya aku nggak bikin postingan tentang tips menulis. Habisnya sibuk menulis belanjaan setiap hari nih, hihihi. Oke deh, langsung saja aku kasih tips menulis buat kamu-kamu semua yang nge-blank gimana sih jadi penulis itu:

Baca Juga: Tips Menulis Lainnya

Review Mi Robot Vacuum-Mop

Setelah 1 tahun di rumah aja, membuatku semakin malas beres-beres rumah #Cari alasan saja sih, hehehe. Aku pun mengajukan proposal beli robot sapu dan pel, alhamdulillah dapat ACC dari Bapak *kecup penuh cintah #modus sih, hihihi. Akhirnya sejak Mei 2021 lalu produk Mi Robot Vacuum-Mop datang.



Review Whitening Serum Been Pink

Sekitar sejak 5 tahunan yang lalu, aku tuh lebih suka pakai serum dari pada krim. Padahal sebaiknya pakai keduanya ya. Maklum, pengennya sih wajah se-glowing Son Ye-Jin tapi apa daya dompet skincare masih setipis mendoan, huhuhu. Setelah kepo beberapa serum, akhirnya pilihanku mencoba Whitening Serum Been Pink ini. Bagaimana perubahan setelah semingguan pemakaian?


Tips Copywriting buat Pemula

Ha? Apa itu copywriting?

Contoh #1 Sebelumnya saya mau tanya, waktu lihat status kayak gini:

Dibeli... dibeli... skincare yang bikin glowing.
Merek XXX hanya sekian rupiah kok.

= = =

Contoh #2 Lalu, bandingkan dengan status seperti ini:

Senangnya nih ada kabar baik karena anak-anak sudah mulai masuk sekolah meski masih 2 x seminggu. Tapiiii... pagi hari jadi rempoooonggg lagi ya Moms. Kalau aku sih, biar mood antar jemput langsung melesat, ya cukup pakai Serum Beenpink di pagi hari biar seger, dan berhasil bikin good mood, lho.
 
Oh ya, kalau di daerah Moms sudah mulai sekolah offline belum?

= = =

Menjaga Keragaman Pangan Indonesia meski dari Rumah Saja

Pasti sudah pada tahu, kan? Kalau kuliner di Indonesia itu banyaaakkk banget. Bahkan di satu daerah saja biasanya punya lebih dari satu kuliner khas setempat. Kita pun dimanjakan dengan berbagai pilihan menu. Semua makanan matang tersebut berasal dari bahan-bahan yang ada di Indonesia. Pasalnya, jangan sampai pangan lokal tergerus dengan datangnya aneka kuliner dari luar.

Selain itu, juga penting melakukan diversifikasi pangan karena setiap makanan punya komposisi yang berbeda-beda. Misalnya, sayuran bayam terkenal dengan kandungan zat besi yang tinggi, sementara sayuran lainnya juga punya gizi yang berbeda-beda. Jadi, kebutuhan gizi pun tercukupi karena mengonsumsi berbagai macam gizi. Apalagi, diversifikasi pangan adalah kunci ketahanan pangan, lho.

TENANG BERJEMUR KARENA RUTIN PAKAI SCARLETT WHITENING

Di masa pandemi seperti sekarang ini memang masih sangat disarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari antara jam 8 sampai 10 pagi ya. Tapi berdasarkan pengalamanku sendiri itu terasa panas dan nyelekit di kulit. Tentu saja takut gosong hahaha. Demi kesehatan jadi tetap dijalankan asal rutin merawat kulit wajah juga.

Berhubung aku juga pakai Scarlett Whitening untuk perawatan tubuh, jadi sekalian aja coba pakai skincare-nya. Kalau menurutku lho ya, pas sudah cocok sama 1 perawatan ya sebaiknya konsisten dari 1 perawatan itu aja. Soalnya kebanyakan sih cocok dan nggak bakal mengecewakan. Oh ya, bisa intip tulisannya setelah pakai body care dari Scarlett Whitening klik link ini ya.

Contoh Copywriting Produk Kuliner

Jadi, beberapa waktu yang lama lalu ada yang komentar di blog ini minta contoh copywriting buat produk abon gimana, hiks, maafkan kalau lama baru bikin postingannya ya. sebenarnya pas banget karena produk kuliner masih digemari konsumen jaman now. Jadi sekalian aja aku coba kasih contoh produk kuliner ya, nggak cuma produk abon.

Oh ya, simak tips copywriting lainnya DI SINI ya.

Belajar Copywriting untuk Pemulis: Harus Kenali Karakternya

Sebelumnya, bisa ceki-ceki tips copywriting yang lainnya.
KLIK DI SINI aja ya 
Nah, kepo kan karakternya apa aja?
Cuz ah...

Copywriting Adalah .....

Sebelum mengenal lebih dalam soal copywriting, yuk belajar membedakan antara hard selling dengan yang soft selling. Eit, bisa juga simak tips copywriting lainnya KLIK DI SINI aja yah.

Ciri hard selling:
Yang utama adalah, Terlihat jelas kalau jualan. Kalau contoh di atas kan ada foto produk yang dijual, ada harganya, ada informasi produknya (spesifikasi), ada penjelasan manfaatnya, dll.

Sedangkan kalau ciri soft selling:
- Yang utama adalah, TIDAK Terlihat jelas kalau jualan, yang paling membedakan dengan hard selling, ya
- Bisa berupa cerita atau berbagi informasi (seperti tips, trik, dll)
- Ada selipan produknya (bisa hanya nama produk yang dijual, ada juga yang kasih informasi sedikit keunggulan produknya, dll)

Paham ya? #kalau nggak paham dipentung satu-satu lhooo

Belajar Menulis dari Rasa Galau

Di postinganku sebelumnya, sudah diinfo kalau dari kegiatan menulis itu banyak profesi yang bisa dipilih. Antara lain penulis novel, blogger, script writer, content writer, copy writer, dan masih banyak lagi, sampai penulis utang, eh yang terakhir dicoret yak.

Baca artikelnya di sini

Meski begitu, ada yang menjadikan kegitan menulis bukan profesi, seperti menulis bisa sekalian buat curhat. Boleh bangeeeed. Ibaratnya, nulis sambil curhat gitu. Pada suka kayak gitu, kan? Entah di buku diary (duh, ketahuan jadulnya) atau di status FB, stories, tiktok, dll.

Tapiii, gimana mengeluarkan perasaan (baik sedih, marah, senang, dll) dengan cara yang positif.
Kenapa harus mengarahkan ke hal positif?
Karena kalau tidak, maka bisa merugikan kamu sendiri, atau pihak lain.
Misalnya, kamu curhat di FB kalau Si Bos itu gini-gitu, eh, akhirnya kena PHK.
=> ini merugikan kamu sendiri, dan merugikan perusahaan karena nama bisnisnya ikut tercoreng.

5 Contoh Copywriting yang Boleh Dicontek

Beberapa kali di blog ini ada yang komentar, “Kakak, kalau copywriting buat produk bidang ini, gimana?” Baeklah, karena kalian sudah baik manggil aku Kakak Imut, jadilah aku mau berbaik hari kasih conntoh-contoh copywriting. Dan, tensu saja silahkan dicontek, bebas, gratis, asal sering membaca dan komentar di blog ini ya hihihi.

Baga juga: Tips Copywriting Lainnya

Belajar Menulis Cerita untuk Pemula

Sudah lama ya nggak nulis tentang tips menulis secara umum. Baeklah, karena nggak ada yang minta, hehehe, akhirnya sekarang mau kasih tips menulis buat pemula. Soalnya, banyak banget (ya banyak itu paling sekitar 5 orang saja, hihihi) yang pernah tanya ke aku, “Kak, cara bisa nulis gimana?” Dan sebagai Kakak yang baek #pret! Aku kasih bocorannya yak:

Baca juga: Tips Menulis Lainnya

3 Mainan Sensorik Anak yang Murah dari Tepung

Aku mau sharing pengalaman bermain sensorik sama Anak Lanang. Jadi, memang kuakui sejak bayi itu paling malas mengajak main sensorik ke Anak Lanang, #JanganDitiru, tapi mulai inyaf deh. Soalnya, sejak Anak Lanang masuk TK itu disarankan perbanyak sensorik morotik dulu biar puas dan nantinya mau fokus belajar di tingkat SD kan lebih serius. Nah, kali ini soal gimana pakai tepung yang ada di dapur dan terjangkau itu bisa buat mainan asyik?

Baca juga: Ide Bermain dengan Anak Lainnya

Contoh Copywriting yang Kurang Tepat

Sudah lama nih nggak posting tentang copywriting lagi ya. Kali ini mau sharing tentang kesalahan yang bisa dilakukan ketika membuat copywriting. Menurutku, ini menurutku lho, nggak tahu kalau Mas Anang, hehehe, jadi, biasa suka lupa pas bikin copywriting dan malah melakukan 5 pantangan berikut ini:

Baca juga: Tips Copywriting Lainnya

Berbagi Meski dari Rumah Saja

Jujur, aku lagi blank mau nulis apa. Sebenarnya ada beberapa ide nulis, tapi benar-benar lagi lelah, habis nulis buat pekerjaan copywriting, wkwkwkw. Jadi, aku pengen tinggal posting aja, setelah ubek-ubek file maka mau posting tulisan sharing-ku di grup Liqo ibu-ibu komplek tahun 2019 lalu.

Buat ibu-ibu yang baca ini, bisa juga ceki tips buat ibu lainnya DI SINI ya.

Kebutuhan Sehari-hari jadi Mudah dan Lengkap di ISC

Tidak terasa ya hampir 1 tahun pandemi ini dan tentu ada beberapa hal yang berubah. Kalau aku, semuanya beli serba online. Lebih suka lagi kalau belanja itu di satu tempat, terus sedia semua kebutuhan, dari mulai kebutuhan sehari-hari sampai bulanan, dari mulai kebutuhan suami, aku sendiri, dan Anak Lanang juga ada. Ah, senangnya karena ketemu Indo Supply Chain atau ISC karena produknya variatif banget.

Tetap Bahagia Meski di Rumah Saja dengan Creative Art Series dari Faber Castell

Iyes, di rumah saja memang bikin suntuk ya, tapi salah satu usaha biar pandemi lekas usai. Terus pas asyik membaca berita online, eh, nemu hasil riset kalau tingkat stress orang meningkat di masa pandemi ini.

“Baru-baru ini Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) melakukan survei mengenai kesehatan jiwa masyarakat, melalui swaperiksa yang dilakukan secara daring. Hasilnya, dari 1.522 responden, sebanyak 64,3 persen masyarakat mengalami cemas dan depresi akibat adanya pandemi COVID-19, sedangkan trauma psikologis dialami 80 persen dari semua responden yang melakukan swaperiksa.”
Judul artikel: Studi Sebut Depresi, Stres & Cemas Berlebihan Melonjak Saat Pandemi

Tips Parenting Anak: Ketika Anak Mau Rusuh Pas Webminar

Masih ingat dengan postinganku sebelumnya, kalau di tahun 2020 kemarin punya 1 pengalaman baru, yaitu sharing online di zoom atau google meet? Harus sudah baca dulu ya #maksa.

Ini nih link-nya ya: Contoh Copywriting itu Ngapain Aja

Ternyata, tantangannya adalah gimana bisa sharing tanpa ada kerusuhan dari Anak Lanang? Maklum, Anak Lanang bangun dan ibu nggak ada di rumah (padahal ibu ke warung dekat rumah beli telur), itu hebohnya kayak ditinggal pergi ke bulan, hehehe.

5 Catatan Penting Pebisnis

Tahu nggak, aku mendadak kangen waktu jadi reporter, lho. Yang paling asyik itu bisa bertemu dengan orang hebat dan mendapatkan ilmu serta cerita pengalaman mereka secara langsung. Salah satunya bertemu dengan emak-emak pebisnis yang keren, yang meski di rumah saja tetap bisa berbisnis, dan omsetnya juga nggak kalah kerennya. Apalagi masa pandemi gini makin banyak yang menjadi pebisnis online ya. Sayangnya, kalau menurut beberapa narasumber yang pernah aku wawancari itu, suka terlalu fokus sama promosi, sampai lupa punya catatan. Nah, catatan apa saja sih yang wajib ada buat pebisnis?

Tips Menjaga Kesehatan Meski WFH


Kemarin, aku baca berita kalau bakal banyak yang WFH (work from home) lagi ya. Cuma, biasanya merasa di rumah saja jadinya cuek sama kesehatan. Padahal, jaga kesehatan itu penting, di mana pun dan kapan pun. Makanya, aku mau share gimana tetap menjaga kesehatan, baik fisik dan mental, karena harus bekerja dan beraktivitas di dalam rumah saja.

DIY Mainan Anak: Membuat Buku

Selamat datang tahun 2021...

Berhubung masih di rumah saja, dan biar Anak Lanang nggak mati gaya, ibunya juga sih, hahaha. Apalagi Anak Lanang tipe yang cepat bosan sama mainan, duh. Akhirnya, cari cara biar terasa punya “mainan baru” jadi ngirit gitu ceritanya, hihihi. Aha! Akhirnya terpikir untuk membuat buku dari bahan-bahan bekas.

Baca juga: Cara Membuat Mainan dari Kardus Bekas: Puzzle