Hampir setiap kegiatan kopdar, datang ke acara sharing atau jadi pembicara ala-ala, sampai ngerumpi bareng emak-embak, aku selalu mengajak Anak Lanang. Ya enggak mungkin dong aku tinggalin anakku di rumah sendirian *minta ditangkep KPAI. Nah, kalau mau pergi bawa batita, minimal wajib membawa lima barang di bawah ini.
Niat Ngeblog dari Terpaksa sampai Biar Jempol Enggak Keriting
Kalau ditanya, "Ngapain sih ngeblog?" maka jawabannya tergantung pertanyaan itu dilontarkan kapan. Soalnya tujuan ngeblog aku yang dulu sudah berbeda dengan niat ngeblog aku yang sekarang. Iya dong, tiap orang kan harus bertransformasi. Ibaratnya, dulu waktu bayi cuma bisa makan bubur, kalau sekarang ya makan nasi padang, coto makasar, tahu tek tek surabaya, soto betawi, sampai nyemil kue ganjel rel Semarang, eh.
11 Pesan bagi Orangtua saat Menemani Anak yang sedang Eksplorasi
Halo, kebetulan aku kemarin (22 Agustus 2015) datang ke acara seminar parenting Indonesia “Tumbuh Kembang si Kecil Berawal dari Perlindungan yang Optimal”, yang diadakan oleh Dancow Parenting Center. Langsung saja deh pagi hari aku meluncur ke Crown Plaza yang terletak di pusat kota Semarang. Acara yang dipandu oleh Shahnaz Haque ini mendatangkan tiga pemateri kece. Materinya banyak banget, tapi aku rangkum 11 pesan super-penting yang biasa bikin Bunda galau soal anak, hohoho.
Kegiatan Menyenangkan di Pulau Bintan
Tahu Pulau Bintan, 'kan?
Salah satu pulau yang berada di wilayah Kepulauan Riau ini sangat cantik. Dan
tempat beristirahat paling tepat setelah berwisata di Pulau Bintan adalah Bintan Lagoon Resort. Ada juga beberapa
resort dan penginapan di Pulau Bintan
ini yang bisa di cek di situs Traveloka.com, tetapi yang memiliki fasilitas cukup lengkap dan akses jalan
menuju ke beberapa obyek wisata adalah Bintan Lagoon Resort.
![]() |
Bintan Lagoon Resort. Sumber :
bintan-resorts.com
|
Lalu, sebenarnya apa saja yang asyik dilakukan di Pulau Bintan? Yuk! kita nikmati.
Mothercare dan Early Learning Center Hadir di Semarang
Contoh Iklan Online dan Softselling
Yuhuiii... yang punya online shop atau freelancer wajib merapat di postingan ini. Kamu pasti butuh contoh menulis iklan online dan soft selling alias yang enggak kelihatan jualan, kan? Baik online shop yang menjual produk, atau freelancer yang menawarkan jasa seperti profesi penulis, dll. Asal jangan menawarkan jasa menggandakan hati, ya, nanti kalau aku tertarik bagaimana?! *siapin mantra setia. Nah, kamu tinggal tiru dan modifikasi contoh-contoh di bawah ini, terus posting di status facebook, fanpage, instagram, atau blog. Contoh berikut ini berdasarkan pengalaman pribadiku sebagai copywriter. Yang kepo apa itu profesi copywriter, bisa baca di sini.
Foto:
![]() |
| Contoh Iklan Online dan Softselling |
JNE Semarang Siapkan Public Space buat UKM dan Komunitas di Gedung Baru
+ Siapa yang sering ingin mengadakan acara tapi bingung cari tempat?
- *ngacung paling tinggi.+ Atau sudah punya tempat tapi aksesnya susah?
- Ho’oh.
Nah, kebetulan karena JNE Semarang sekarang menyediakan public space, lho. Kok aku bisa tahu? Iya, soalnya hari Sabtu (27 Agustus 2016) lalu datang ke acara peresmian kantor cabang JNE Cabang Utama Semarang. Salah satu fungsi gedung empat lantai itu digunakan sebagai public space buat UKM dan Komunitas. Asyik!

Foto (pinjam dari Mbak Wati): Drs. Mohamad Feriadi, MBA (Presiden Direktur JNE) memotong pita sebagai tanda peresmian gedung baru.
Reporter, Jangan Lupa Sarapan, ya!
Jadi reporter enggak hanya harus jago mengejar narasumber, atau mengolah data agar hasilnya tampil ciamik saja. Tapi perlu energi sekaligus pikiran yang fresh biar menghasilkan tayangan atau tulisan yang informatif. Salah satu sumber energi atau pikiran fresh adalah sarapan. Enggak mau, kan, pas wawancara malah tiba-tiba pingsan gara-gara belum makan. Malu, cyn! Nah, buat reporter-rempong-mengejar-narasumber-kayak-mengejar-maling-yang-susah-ditangkep, bisa coba tips sarapan berikut ini.
101 Tips Jika Ingin Menjadi Blogger Profesional
Postingan ini dalam rangka hasil oleh-oleh dari acara Fun Blogging #9 Semarang lalu. Biasanya yang namanya oleh-oleh itu memang berupa makanan khas, souvenir lokal, atau foto narsis, eh. Tapi, kalau blogger tentu oleh-olehnya berupa postingan. Apalagi tulisannya gratis dibaca semua orang dan kapan saja, lho. Kamu doyan gratisan, kan? *tos. Kebetulan juga, kemarin ada yang bagi-bagi kartu perdana IM3 Ooredoo yang sekarang lagi promo bonus 10 GB *radar gratisku langsung detect. Sekalian saja mencoba jaringan 4G di rumahku yang dikelilingi sungai dan bukit. Sssttt! Iya memang mirip rumah kartun Ninja Hattori, hiks.
![]() |
| Oleh-oleh ala Blogger itu bukan kuliner khas, souvenir setempat, atau foto narsis, tapi berupa posting. |
Menu MPASI Bayi 6 Bulan
Beberapa teman online ada yang nanya, “Baby A sudah makan apa saja? Aku pengin contek.” Nah, daripada jempolku keriting gara-gara membalas satu per satu, ya aku tulis aja di blog. Kalo ada yang tanya, tinggal kasih link ini #ModusMenambahJumlahViewer, hehe. Siapa tahu ada ibu-ibu di luar angkasa sana, yang bayinya masih belum 6 bulan, dan lagi galau mau dikasih apa nanti. Ini dia resep menu mpasi bayi 6 bulan pertama ala Baby A.
Cara Membuat Komunitas Blog di FB
Penting enggak sih komunitas blog itu? Bangeeeddd! Komunitas blog itu ibarat soft-drink-di-paket-fast-food bagi blogger. Jadi, kalau kamu ngeblog tanpa ikut komunitas itu bak makan nasi sama ayam goreng tepung aja tanpa minuman. Seret euy! Soalnya, di komunitas blog itu bisa bertemu banyak teman, bertanya teknik ngeblog, mendapatkan undangan untuk menghadiri event seru, dapet rekomendasi untuk product review, hingga jodoh, hehe, bisa saja toh? Kebetulan banget, persis setahun yang lalu, aku diajak blogger-hobi-gosip, yaitu Dedew, Rahmi, Taro, dan Uniek untuk bikin komunitas blog di kota domisili. Berhubung sudah ada 2 komunitas blogger untuk umum (membernya cewek dan cowok) di Semarang, ya dipilih komunitas blogger perempuan Semarang bernama Gandjel Rel (GR). Nah, buat yang tertarik bagaimana cara membuat komunitas blog di FB, capcus praktekkin step by step di bawah ini ya:
Bumil, Jangan Kena Pre-Eklamsia
Sebelumnya pernah dengar soal pre-eklamsia saat salah satu artis yang harus segera melahirkan sebelum waktunya #HallahKetahuanNekPenggemarInpohteimen. Ternyata aku juga sempat kena pas hamil kemarin. Bedanya, aku kena pas masih trimester kedua, artinya perjalanan kehamilan masih setengah jalan. Enggak mungkin dong harus mbrojolan (baca: melahirkan bayi) saat itu. Makanya, aku pengin cerita biar (calon) bumil bisa menghindari terkena pre-eklamsia.
Foto: tespek yang samar
Subscribe to:
Posts (Atom)





